From 1000 goto 2000



Mengenal tentang kenakalan remaja

1.PENGARUH KAWAN SEPERMAINAN

Kenakalan remaja, memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. Makin banyak kawan, makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. Misalnya, anak orang yang paling kaya di kota itu,anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat atau pun anak orang terpandang lainnya. Dijaman sekarang, pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orang tuanya. Orang tua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. Padahal, kebanggaan itu adalah semu sifatnya. Malah kalau tidak dapat dikendalikan, pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya dan mungkin saja anak menjadi frustasi. Apabila timbul frustasi, maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik, obat terlarang dan lain sebagainya. Pengaruh kawan ini memang cukup besar.

Untuk menghindari masalah yang akan timbul akibat pergaulan, selain mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai, orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja. Pemberian tanggung jawab ini hendaknya tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada. Berilah pengertian yang jelas dahulu, sekaligus berilah teladan pula. Sebab dengan memberikan tanggung jawabdalam rumah akan dapat mengurangi waktu anak kluyuran tidak karuan dan sekaligus dapat melatih anak mengetahui tugas dan kewajiban serta tanggung jawab dalam rumah tangga.

2.  PENDIDIKAN

Memberikan pendidikan yang sesuai adalah mreupakan salah satu tugas orang tua kepada anak yang harus dikerjakan dengan baik. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai, pilihlah sekolah yang bermutu. Selain itu, perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. Orang tua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak, bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. Masih sering terjadi dalam masyarakat, orang tua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. Sebab, meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa, frustasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali.

3. PENGGUNAAN WAKTU LUANG

Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah, selain itu mereka bebas, tidak aada kegiatan. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak, pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif, hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Namun, jika ia melakukan kegiatan yang negative maka lingkungan dapat terganggu. Seringkali perbuatan negative ini hanya terdorong rasa iseng saja. Oleh karena itu, orang tua hendaknya memberikan pengarahan yang berdasarkan cinta kasih bahwa sikap iseng negative seperti itu akan merugikan dirinya sendiri, orangtua, maupun lingkungannya. Dalam memberikan pengarahan, orangtua hendaknya hanya membatasi keisengan mereka. Jangan terlalu ikut campur dengan urusan remaja. Mengisi waktu luang selain diserahkan kepada kebijaksanaan remaja,ada baiknya pula orangtua ikut memikirkannya pula. Orang tua jangan hanya tersita oleh kesibukan sehari-hari.

4.UANG SAKU

Orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. Remaja hendaknya dididik agar dapaat menghargai nilai uang. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. Namun, sebaiknya uang saku diberikan dengan dasr kebijaksanaan. Jangan berlebihan. Namun uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. Jangan berlehihan.

5.PERILAKU SEKSUAL

Pada saat ini, kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Dalam menghadapi masalah pergaulan bebas antar jenis di masa kini, orangtua hendaknya memberikan bimbingan pendidikan seksual secara terbuka, sabar, dan bijaksana kepada para remaja. Remaja hendaknya diberi pengarahan tentang kematangan seksual serta segala akibat baik dan buruk dari adanya kematangan seksual. Orangtua hendaknya memberikan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan yang sesuai dengan ajaran agama. Dengan demikian, mereka akan menghindariperbuatan yang tidak boleh dilakukan dan melaksanakan perbuatan yang harus dilakukan.

KENAKALAN REMAJA DIMULAI DARI KELUARGA

Banyak factor yang menjadi pencetus dari kenakalan remaja. Salah satu yang akan dibahas ini adalah kenakalan remaja yang berkaitan dengan keluarga. Keluarga merupakan sosialisasi manusia yang terjadi pertama kali sejak lahir hingga perkembangannya menjadi dewasa. Itulah sebabnya sebelum berlanjut kepada kenakalan remaja yang disebabkan oleh factor yang lebih banyak lagi maka akan lebih baik kita mulai memperhatikan dari permasalahan yang paling mendasar yaitu keluarga.

SOLUSINYA: MELEPASKAN DARI KEJAHATAN


Disengage does not mean to ignore the emotional needs of our children.

Memisahkan tidak berarti untuk mengabaikan kebutuhan emosional anak-anak kita. But now, you know exactly what is going on. Tetapi sekarang, Anda tahu persis apa yang sedang terjadi. You are disengaging from the child’s mischief and misbehavior, not from them as a person. You are choosing to behave appropriately in the reality of the situation. Anda disengaging anak dari kerusakan dan kelakuan buruk, tidak dari mereka sebagai orang. Anda memilih untuk bersikap tepat dalam kenyataan dari situasi.After you have disengaged from the child’s mischief, you will feel relief from the tension, pressure and stress of the moment. Setelah dipisahkan dari anak kerusakan, Anda akan merasa bantuan dari ketegangan, tekanan dan tekanan saat. You will feel in control, liberated, mature and secure within your own self. Anda akan merasa di kontrol, liberated, dewasa dan aman dalam diri Anda sendiri. You will not take the child’s behavior “personally” as if it was a true reflection of your own worth as a parent, and as a human being. Anda tidak akan mengambil anak perilaku “personal” seperti ini sebenarnya cerminan dari Anda sendiri sebagai orang tua bernilai, dan sebagai manusia. You will feel appropriately responsible and competent to handle the situation. Anda akan merasa bertanggung jawab dengan tepat dan kompeten untuk menangani situasi. The more you practice disengaging from the child’s mischief, the better you will become at it, the more the child will respect you — and the more you will respect yourself! Semakin Anda praktek disengaging dari anak kerusakan, semakin baik anda akan menjadi setianya, lebih banyak anak akan menghormati Anda – dan Anda akan lebih menghormati diri sendiri!

DAFTAR PUSTAKA

1. Judul  : Mengenal Tentang Kenakalan remaja

Alamat  :http://h4b13.wordpress.com/2008/01/14/hal-hal-yang-mempengaruhi-timbulnya-kenakalan-remaja/

Penulis : h4b13’s Weblog

2. Judul  : Kenakalan Remaja Dimulai dati Keluarga

Alamat : http://www.tanyadokteranda.com/artikel/2008/06/kenakalan-remaja-dimulai-dari-keluarga

Penulis : TanyaDokterAnda

3. Judul : Anger Toolkit

Alamat : http://www.angermgmt.com

Penulis : –

Sumber :

1. http://budifajri.wordpress.com/2008/10/26/mengenal-tentang-kenakalan-remaja/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: